Beranda Kesehatan Tips Mencegah Penyakit Stroke Ala SehatQ.com

Tips Mencegah Penyakit Stroke Ala SehatQ.com

54
0

Stroke bukanlah penyakit yang menular akan tetapi dapat menyebabkan kematian. Stroke dapat menyerang siapa saja secara tiba-tiba dengan cepat. Penyakit ini akan menimbulkan komplikasi dan kerusakan pada otak.

Penyebab stroke adalah terhambatnya pasokan darah ke otak, sehingga menyebabkan otak menjadi lumpuh. Penyakit stroke terdapat banyak jenisnya, meski penyebab stroke secara umum adalah sama, akan tetapi jenis yang berbeda memberikan karakteristik yang berbeda pula.

Jenis Stroke dan Penyebabnya

1. Stroke perdarahan (hemorrhagic stroke)
Stroke perdarahan mampu menyebabkan iritasi dan pembengkakan yang akhirnya membuat kerusakan pada otak. Stroke perdarahan dibagi menjadi dua jenis, yaitu perdarahan intraserebral dan perdarahan subarachnoid.

Pada pendarahan intraserebral, penyebabnya adalah pembuluh arteri pecah dijaringan otak itu sendiri. Sementara itu, perdarahan subarachnoid jarang terjadi, penyebabnya adalah pendarahan terjadi pada daerah diantara otak dan jaringan tipis yang melapisi otak.

2. Stroke iskemik
Stroke jenis ini merupakan jenis stroke yang paling sering terjadi didunia. Penyebabnya adalah terdapat gumpalan darah yang menghalangi penyaluran darah ke otak. Gumpalan darah muncul karena adanya tumpukan lemak pada bagian dalam dinding pembuluh darah (aterosklerosis).

Stroke iskemik juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke trombotik dan stroke embolik. Stroke trombotik karena penyumbatan gumpalan darah pada pembuluh darah pada otak. Sedangkan stroke embolik, penyebabnya adalah berpindahnya gumpalan darah pada bagian tubuh tertentu ke pembuluh darah otak lalu menyumbat pembuluh darah otak.

3. Stroke ringan (transient ischemic attack)
Penyebab terjadinya stroke ringan adalah pembuluh darah di otak tersumbat dan terjadi selama kurang dari lima menit. Meskipun sementara, stroke ringan adalah pertanda akan terjadinya stroke yang lebih parah.

4. Stroke batang otak
Penyebab stroke batang otak adalah berupa penyumbatan ataupun perdarahan. Pada beberapa kasus, penyebabnya adalah cedera pada pembuluh darah akibat dari pergerakan kepala dan leher secara mendadak. Beberapa gejala stroke batang otak adalah pusing, vertigo, ketidakseimbangan tubuh, sulit berbicara, kesadaran berkurang, dan melihat benda secara berbayang (double vision).

Tips Mencegah Stroke

Mengingat fatalnya akibat penyakit stroke ini, maka langkah pencegahan harus dilakukan. Yakni dengan antisipasi stroke dengan pola hidup yang lebih sehat. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menurunkan angka risiko terkena stroke.

1. Pertahankan tekanan darah stabil
Tekanan darah stabil sebaiknya berkisar antara 135/85. Tekanan darah tinggi adalah faktor yang memicu stroke, asehingga pastikan untuk menjaga tekanan darah. Caranya adalah dengan mengurangi konsumsi garam, menghindari makanan berkolesterol tinggi, serta makan sayur dan buah yang banyak.

2. Berolahraga
Rajin berolahraga dapat menjaga kestabilan darah sekaligus mencapai berat badan ideal. Selain itu juga dapat menurunkan risiko terkena stroke. Lakukan olahraga secara rutin, minimal 5 kali dalam seminggu

3. Obati diabetes
Memiliki gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah. Jika hal ini dibiarkan, maka akan memberi ruang bagi penyumbatan darah. Sehingga obati diabetes dengan segera!

4. Berhenti merokok
Merokok dapat menjadi pemicu terjadinya penyumbatan darah dalam beberapa cara. Yakni mulai dari pengentalan darah, penumpukan plak dipembuluh darah, dan lainnya. Berhenti merokok adalah salah satu upaya hidup sehat untuk mencegah stroke dan juga memiliki paru-paru yang lebih sehat.

5. Kurangi berat badan
Obesitas atau kelebihan berat bada dapat menyebabkan komplikasi penyakit. Untuk mendapatkan berat bada ideal konsumsi kurang dari 2,000 kalori per hari, namun juga tergantung pada aktivitas Anda. Memiliki berat badan yang ideal dapat mengurangi risiko berbagai macam penyakit, salah satunya stroke.

Apabila Anda mencari faskes (fasilitas kesehatan) yang handal dalam menangani penyakit stroke, maka National Hospital jawabannya. Rumah sakit yang telah berdiri sejak 2012 ini memiliki Neuroendovascular Center (Aneurisma, Varises Otak, Stroke).

Neuroendovascular Center dibentuk berawal dari meningkatnya jumlah penderita penyakit stroke dan kelainan pembuluh darah di Indonesia. Demi pelayanan dan penanganan maksimal kepada pasien, National Hospital terus mengupdate ilmu tentang penanganan kelainan pembuluh darah otak. Salah satunya dengan metode minimal invasive dan minimal resiko yang di dapat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here